Perayaan HUT RI ke-68 Desa Sekaran Siman
Ada yang berbeda pada perayaan HUT RI khususnya tahun ini, sebagian besar masyarakan memeriahkan kemerdekaan Indonesia yang ke-68 justru pada bulan September. Hal itu disebabkan Hari Raya Idul Fitri dilaksanakan sebelum tanggal 17 Agustus. Sementara euphoria “Eid” tak mungkin hanya berlangsung satu atau 2 hari seperti yang ada di Ibukota, melainkan secara adat dan tradisi kemeriahan Idul Fitri berlangsung hamper 2 minggu. Dan oleh sebab itu, sebagian acara-acara yang sebelumnya sudah menjadi tradisi dalam memeriahkan kemerdekaan RI harus diundur. Hal itu juga terjadi di Desa Sekaran, kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI dilaksanakan setelah bulan kemerdekaan. Pemerintah Desa sengaja melaksanakan kegiatan tersebut pada bulan September karena beberapa hal, yang pertama karena “efek” lebaran, kedua karena juga pada akhir bulan Agustus berbarengan dengan Pesta Demokrasi Jawa Timur, yaitu Pemilihan Gubernur Jatim pada tanggal 29 Agustus 2013. Maka, Supaya tidak berbenturan dank arena keterbatasan SDM. Kegiatan HUT RI dilaksanakan mulai tanggal 1 September 2013. Dibuka dengan acara Jalan Santai yang dikhususkan bagi warga desa Sekaran. Jalan santai ini diikuti oleh berbagai kalangan masayarakat mulai dari anak-anak, remaja, bapak-bapak, dan ibu-ibu, hingga para orang tua, cukup antusias memanga, melihat kemeriahan di pagi hari itu. Mulai start dan finish di Balai desa Sekaran. Kegiatan itu diakhiri dengan pembagian door prize yang di berikan dari pemerintah desa kepada para peserta yang beruntung. Setelah kemeriahan jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan Kompetisi Futsal antar RT yang dilaksanakan mulai tanggal 3 September. Kompetisi ini diikuti oleh 17 Tim dari masing-masing perwakilan RT, bahkan dari salah satu RT ada yang mengirimkan2 bahkan 3 Tim. Cukup meriah memang, terlihat semangat para Remaja dalam mengikuti kompetisi ini, baik para pemain maupun pendukungnya, tak ubahnya seperti kompetisi liga-liga top Eropa. Sore hari menjelang pertandingan final kompetisi Futsal, diselenggarakan pertunjukan seni budaya Gajah-gajahan. Kesenian ini merupakan salah satu yang ada di Desa Sekaran. Gjah-gajahan diarak mulai dari rumah bapak Kepala Desa menuju kea rah utara dan kemudian berakhir di rumah Bapak kepala Desa lagi. Dimalam Final, diadakan eksebisi yang mempertemukan antara Tim perangkat desa Sekaran melawan Perwapon yang merupakan Persatuan Waria Ponorogo. Panitia memang sengaja mendatangkan kaum waria ini supaya acara lebih menarik dan meriah. Betul saja, kehadiran dulur-dulur papat pitu ini memang sangat menghibur warga Desa Sekaran. Hingga dalam aksinya tidak jarang kaum papat pitu ini berguling-guling dilapangan ketika mengejar bola. Uniknya tidak hanya bola yang mereka kejar, pun mereka pemain lawannya menjadi sasaran ingin dipeluk. Tek pelak, pemandangan ini menjadikan pertandingan Final menjadi sangat menarik dan meriah. Dan pada akhirnya Final pertandingan Futsal dimulai yang mempertemukan Tim Mangun Joyo B yang berasal dari lingkungan Mbumbang melawan Pamor FC dari Jl. Sekartaji. Hingga pada akhirnya Pamor FC berhasil merebut juara pertama pada kompetisi Futsal Desa Sekaran tahun 2013 ini. Berikut tim pemenang pada Kompetisi Futsal HUT RI ke 68 desa Sekaran:
Juara I (PAMOR FC) Jl. Sekartaji (Mesjid tengah)
Juara II (MANGUN JOYO B) Mblumbang
Juara III (CAKRA EMAS A) Karanggayam
Juara IV (ORBEX B) Cabean
**^SELAMAT ATAS PRESTASI DULUR_DULUR**^
Ada yang berbeda pada perayaan HUT RI khususnya tahun ini, sebagian besar masyarakan memeriahkan kemerdekaan Indonesia yang ke-68 justru pada bulan September. Hal itu disebabkan Hari Raya Idul Fitri dilaksanakan sebelum tanggal 17 Agustus. Sementara euphoria “Eid” tak mungkin hanya berlangsung satu atau 2 hari seperti yang ada di Ibukota, melainkan secara adat dan tradisi kemeriahan Idul Fitri berlangsung hamper 2 minggu. Dan oleh sebab itu, sebagian acara-acara yang sebelumnya sudah menjadi tradisi dalam memeriahkan kemerdekaan RI harus diundur. Hal itu juga terjadi di Desa Sekaran, kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI dilaksanakan setelah bulan kemerdekaan. Pemerintah Desa sengaja melaksanakan kegiatan tersebut pada bulan September karena beberapa hal, yang pertama karena “efek” lebaran, kedua karena juga pada akhir bulan Agustus berbarengan dengan Pesta Demokrasi Jawa Timur, yaitu Pemilihan Gubernur Jatim pada tanggal 29 Agustus 2013. Maka, Supaya tidak berbenturan dank arena keterbatasan SDM. Kegiatan HUT RI dilaksanakan mulai tanggal 1 September 2013. Dibuka dengan acara Jalan Santai yang dikhususkan bagi warga desa Sekaran. Jalan santai ini diikuti oleh berbagai kalangan masayarakat mulai dari anak-anak, remaja, bapak-bapak, dan ibu-ibu, hingga para orang tua, cukup antusias memanga, melihat kemeriahan di pagi hari itu. Mulai start dan finish di Balai desa Sekaran. Kegiatan itu diakhiri dengan pembagian door prize yang di berikan dari pemerintah desa kepada para peserta yang beruntung. Setelah kemeriahan jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan Kompetisi Futsal antar RT yang dilaksanakan mulai tanggal 3 September. Kompetisi ini diikuti oleh 17 Tim dari masing-masing perwakilan RT, bahkan dari salah satu RT ada yang mengirimkan2 bahkan 3 Tim. Cukup meriah memang, terlihat semangat para Remaja dalam mengikuti kompetisi ini, baik para pemain maupun pendukungnya, tak ubahnya seperti kompetisi liga-liga top Eropa. Sore hari menjelang pertandingan final kompetisi Futsal, diselenggarakan pertunjukan seni budaya Gajah-gajahan. Kesenian ini merupakan salah satu yang ada di Desa Sekaran. Gjah-gajahan diarak mulai dari rumah bapak Kepala Desa menuju kea rah utara dan kemudian berakhir di rumah Bapak kepala Desa lagi. Dimalam Final, diadakan eksebisi yang mempertemukan antara Tim perangkat desa Sekaran melawan Perwapon yang merupakan Persatuan Waria Ponorogo. Panitia memang sengaja mendatangkan kaum waria ini supaya acara lebih menarik dan meriah. Betul saja, kehadiran dulur-dulur papat pitu ini memang sangat menghibur warga Desa Sekaran. Hingga dalam aksinya tidak jarang kaum papat pitu ini berguling-guling dilapangan ketika mengejar bola. Uniknya tidak hanya bola yang mereka kejar, pun mereka pemain lawannya menjadi sasaran ingin dipeluk. Tek pelak, pemandangan ini menjadikan pertandingan Final menjadi sangat menarik dan meriah. Dan pada akhirnya Final pertandingan Futsal dimulai yang mempertemukan Tim Mangun Joyo B yang berasal dari lingkungan Mbumbang melawan Pamor FC dari Jl. Sekartaji. Hingga pada akhirnya Pamor FC berhasil merebut juara pertama pada kompetisi Futsal Desa Sekaran tahun 2013 ini. Berikut tim pemenang pada Kompetisi Futsal HUT RI ke 68 desa Sekaran:
Juara I (PAMOR FC) Jl. Sekartaji (Mesjid tengah)
Juara II (MANGUN JOYO B) Mblumbang
Juara III (CAKRA EMAS A) Karanggayam
Juara IV (ORBEX B) Cabean
**^SELAMAT ATAS PRESTASI DULUR_DULUR**^


Posting Komentar